Mengenal Desa Tumbang Penyahuan: Menyatu dengan Alam dan Budaya Dayak

Desa Tumbang Penyahuan: Sebuah Permata Budaya Dayak

Desa Tumbang Penyahuan merupakan permata tersembunyi yang terletak di aliran Sungai Kuayan. Dengan luas wilayah mencapai 13.398 hektar, desa ini menjaga keaslian alam dan budaya Dayak yang tak ternilai harganya.

Dalam desa ini, mayoritas penduduknya adalah masyarakat Dayak yang telah mengakar kuat dalam tradisi dan adat istiadat leluhur mereka. Mereka dengan penuh semangat menjaga dan mempertahankan budaya yang merupakan warisan nenek moyang mereka.

Wisata Alam yang Memukau di Desa Tumbang Penyahuan

Desa Tumbang Penyahuan menawarkan berbagai keindahan alam yang memukau. Salah satu daya tarik utama desa ini adalah Sungai Kuayan yang mengalir di tengahnya. Anda dapat menjelajahi sungai ini dengan naik perahu tradisional, menikmati suasana alam yang damai sambil melihat pemandangan sekitarnya.

Tak hanya sungai, desa ini juga dikelilingi oleh hutan yang hijau dan segar. Anda bisa melakukan trekking di hutan sekitar desa, menikmati udara segar, dan mendengarkan suara alam yang menenangkan. Desa Tumbang Penyahuan juga memiliki air terjun yang indah dan kolam alami di sekitarnya, tempat yang sempurna untuk bersantai dan melepas penat.

Menyatu dengan Budaya Dayak di Desa Tumbang Penyahuan

Mengunjungi Desa Tumbang Penyahuan bukan hanya tentang menjelajahi keindahan alamnya, tetapi juga tentang memahami dan merasakan budaya Dayak yang kaya dan unik. Masyarakat desa dengan senang hati akan memperkenalkan Anda pada tarian tradisional, musik, dan seni kerajinan tangan khas Dayak.

Anda juga dapat belajar tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak, mulai dari cara mereka bertani, memancing, hingga membuat kerajinan tangan. Ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan dan terlibat dalam kehidupan masyarakat adat yang autentik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *